Hasil Pilkada Lombok Tengah

10 06 2010

Berdasarkan Hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan Konsultan Citra Indonesia bekerja sama dengan Lingkaran Survei Indonesia Group, menyatakan pasangan TGH L. Gede Sakti dan H. L. Elyas Munir (Salam), unggul sementara dalam pemilu kepala daerah di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Senin.

“Hasil `quick count` menempatkan pasangan Gede Sakti-Elyas Munir sebagai peraih suara terbanyak dalam pilkada di Kabupaten Lombok Tengah dengan 24,71 persen,” kata Petugas Riset KCI, Ratih Nokowati, kepada wartawan di Mataram, Senin sore.

Namun, pilkada di Kabupaten Lombok Tengah itu masih harus melewati putaran kedua karena tidak ada satu pun pasangan calon yang meraih lebih dari 30 persen suara.

Ratih menjelaskan, pasangan calon yang meraih suara terbanyak kedua yakni H. Suhaili FT dan H. L. Normal Suzanna yang menggunakan slogan “maiq meres” dengan perolehan 21,83 persen.

Peringkat ketiga perolehan suara dalam pilkada Lombok Tengah yakni pasangan H. L. Wiratmadja dan H. Bajuri Najamudin (Jari) yang meraih 19,94 persen suara.

Peringkat keempat versi “Quick Count” KCI dan LSI Group yakni pasangan H. L. Suprayatno – H. L. Kelan (Suke) dengan 19,33 persen suara.

Peringkat kelima hingga kesembilan sesuai jumlah pasangan calon yang bertarung, diraih Suminggah-H.L. Suhardi (Sudi) dengan 5,38 persen suara, L. Makmur Sholeh-Saparudin (Datok Lopan) dengan 5,26 persen suara, H. L. Zoelkarnaen-H.L. Azhari (Nazar) dengan 2,1 persen suara.

Berikutnya pasangan L. Tajir Sahroni-M. Zaenuddin Rifai (Tarzan) yang hanya meraih 0,75 persen suara dan pasangan H.L. Abdul Hadi Faishal-L. Fadlan Prayanegara (Abdi Negara) yang hanya meraih 0,70 persen suara.

Dengan demikian, pasangan Gede Sakti dan Elyas Munir (Salam) yang meraih 24,71 persen suara dan pasangan Suhaili dan Normal (Maiq Meres) dengan 21,83 persen suara yang berhak memasuki pemungutan suara putaran kedua yang dijadwalkan 19 Juli mendatang.

Ratih mengatakan, pilkada di Kabupaten Lombok Tengah yang dilaksanakan, Senin (7/6) akan diumumkan secara resmi oleh KPU Kabupaten Lombok Tengah Sumbawa Barat beberapa pekan mendatang, namun publik ingin mengetahui hasil pilkada itu secepatnya sehingga KCI bekerja sama dengan LSI Group pimpinan Deny JA melakukan penghitungan cepat.

KCI dan LSI Group menggunakan teknik penarikan sampel “multistage random sampling” yakni sebanyak 211 sampel TPS (Tempat Pemungutan Suara) dari total 1.996 TPS dengan jumlah pemilih 655.027 jiwa yang menyebar di 12 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Hasilnya, pasangan “Salam” yang diusung PKS, PBB dan PDI Perjuangan itu meraih perolehan suara sebanyak 24,71 persen persen, mengungguli delapan pasangan calon lainnya.

Namun, pasangan “Salam” masih akan bertarung dengan pasangan “Maiq Meres” yang diusung PBR dan Partai Patriot yang meraih 21,83 persen suara, di putaran kedua.

Ratih yang didampingi Direktur KCI, M. Barkah Pattimahu, mengatakan, data sampel yang masuk pada 211 TPS sampel itu yakni 99,53 persen atau masih tersisa 0,47 persen suara, namun jika terdistribusi sesuai pilihannya tidak akan mempengaruhi peringkat perolehan suara.

“Nantinya KPU Kabupaten Lombok Tengah yang akan mengumumkan hasil penghitungan suara dari seluruh TPS yakni sebanyak 1.996 TPS namun hasilnya tidak akan berbeda jauh dengan hasil `quick count` karena `sampling error`-nya tidak lebih dari satu persen,” ujar Ratih.

Pemilu kepala daerah di Lombok Tengah merupakan satu dari enam kabupaten/kota di wilayah NTB yang menggelar pilkada secara serentak tanggal 7 Juni 2010 untuk putaran pertama dan 19 Juli untuk putaran kedua.

Lima kabupaten/kota lainnya yakni Kabupaten Dompu, Sumbawa, Kabupaten Bima, Kota Mataram dan daerah otonom baru Kabupaten Lombok Utara.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.