TERDIAM DALAM LUKA

25 05 2010

Matahari memancarkan sinar dikala duka mulai meradang
Kicauan burung bersautan memekakan telinga
Aku masih tertidur diantara duka duka yang dalam
Jam dinding masih berdetak memecahkan luka

Kau tanamkan benih benih kerinduan
Kau tebarkan senyum dalam duka dihati
Kau semai aku daintara duri cintamu
Kau petik aku dikala aku sedang berbunga

Dan kau kubur setelah rinduku bersemi cinta
Kau bagaikam malaikat yang mencabut ragaku
Kuterdiam dan bisu hanya mampu menangis
Kucoba tersenyum namun aku tak mampu

Kau tinggalkan aku sendiri tanpa ada yang menemani
Kasih inikah cintamu yang dahulu
Ataukah hanya sebuah bunga mimpi dalam tidurku?
Kasih inikah cinta sejatimu padaku?

Kau berikan aku hanya bayangan semu
Kuterhempas dalam angan anganku yang terdalam
Kuterjatuh perlahan dan mati dalam hembusan angin
Diriku hancur diantara sinar rembulan

Namun dirimu tersenyum melihat ragaku yang hancur
Dimanakah nuranimu setelah kau melihatku merana
Adakah secerca cintamu untukku semai?
Apakah kau hanya terdiam dan membisu hingga ku mati?
Atau kah kau lari diantara keping keping jasadku.
Biarkan cintaku terkubur bersama jasadku
Hingga liang kubur menyuarakan
Aku Masih menyayangimu.


Actions

Information

4 responses

25 05 2010
saujiro

ne kan kekeren baum nulis ded, kembangkan terus semeton…masihm demen sugul nani,,, ?

25 05 2010
sasaklebung

ye tergantung suasana hati doang,ngerep doang poro’ nani jak ndek uah sugul…

27 05 2010
wulan

ini ungkapan hati nech?

27 05 2010
sasaklebung

ya kurang lebihnya dech..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: