Lombok Dalam Kegelapan

1 06 2010

Nampaknya masyarakat lombok harus lebih bersabar lagi menghadapai pemadaman bergilir yang sering dilakukan oleh PLN. Pembangkit listrik tenaga uap yang dibangun di Taman Jeranjang tiga kali 25 Megawaatt (MW) di Desa Kebon Ayu Kabupaten Lombok Barat belum bisa beroprasi lantaran belum adanya dermaga yang akan digunakan oleh kapal pengangkut batubara untuk menyuplai kebutuhan 20.000 ton perharinya. Jika pelabuhan Lembar digunakan untuk tempat bongkar muat, itu masih belum bisa, dikarenakan pelabuhan Lembar hanya memiliki kapasitas 6.000 ton dan itupun harus bongkar selama 4 hari.
Pemadaman listrik secara bergilir yang terjadi dipulau lombok dikarenakan pembangkit listrik PLN sektor Lombok hanya 83 Megawatt (MW), padahal beban puncak pada malam hari mencapai 109 MW. Karena itu mesti harus memadamkan secara bergilir 26 MW.
Sampai kapan masyarakat lombok harus mengalami kondisi seperti ini, apakah layak sebuah pulau yang memiliki bandara berkelas Internasional selalu ada dalam kegelapan. apa bedanya dengan orang yang berada di dalam hutan. Jika mau menarik wisatawan, sarana harus menunjang dong, masa mau duitnya aja sich.

Actions

Information

2 responses

1 06 2010
Leohardi

setuju Ded! tulisannya bagus2. menarik utk dibaca. thanks ya?

2 06 2010
sasaklebung

makasih banyak semoton…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: