Kemalangan Di Malang

29 05 2010

Judul postingnya terdengan sangat sinkron antara keadaan dan lokasinya, ya…memang sampai sekarang aku masih di kota ini. Aku pertama kali meninjakkan kakiku di kota Malang ini pada akhir tahun 2006, tak banyak yang aku ketahui sebelumnya tentang kota malang. Aku cuma tau jika malang itu adalah kota pendidikan yang bisa mengantarkan aku menuju kesuksesan.

Awalnya dulu tidak pernah terbesit dalam diriku jika aku akan melanjutkan pendidikanku, apalagi sampai ke daerah sejauh ini yang belum pernah aku kenal. Ketika teman-teman sibuk mengajukan PMJK aku hanya melihat saja, karena aku memang tidak ada niatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. aku hanya menjadi penonto kesibukan rekan-rekan angkatanku. Dulu aku hanya ingin menyelesaikan pendidikanku sampai SMA saja, setelah itu aku ingin langsung melamar sebagai PNS. Ayahku selalu menyerahkan segala keputusan kepadaku, beliau mendidik aku agar aku bisa mandiri termasuk dalam memilih keputusan melanjutkan pendidikan atau tidak.

Keadaan menjadi berbeda setelah aku menerima pengumuman kelulusan, aku lulus dengan predikat baik. Tanpa ada pengaruh dari siapapun aku berubah pikiran untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Aku mencari informasi tentang perguruan tinggi mana yang terbaik, tapi lama ku mencari belum juga ada yang cocok. Aku teringat jika aku punya kerabat yang kuliah di Malang. Aku segera menghubunginya dan memberitahukan kepadanya jika aku ingin melanjutkan Pendidikan kesana. Dia menyambut baik niatku dan emnyuruku untuk mempersiapkan segala persyaratan ayang aku butuhkan. Setelah semuanya aku persiapkan, aku langsung berangkat ke kota Malang tanpa seorangpun yang mengantarkan, padahal aku belum pernah sama sekali kesana.

Setibanya aku di Malang aku mencari tau mana perguruan tinggi yang akan aku masuki. aku menjatuhkan pilihan untuk mendaftar di UIN Malang dan UM (Universitas Negri Malang). Munkin nasib baik belum berpihak kepadaku, aku tidak diterima di kedua Universitas tersebut. Denagan sangat terpaksa aku harus mencari Universitas swasta, Sebelumnya aku memang sudah mendaftar di UMM (Universitas Muhammadiyah malang) disana aku sudah langsung diterima tanpa test. Tapi lagi-lagi jurusan yang aku ambil tidak sesuai dengan yang aku inginkan.

Aku merenung sendiri di dalam kamar kost ku, linangan air mata mengalir di wajahku, menyesali kegagalanku. Hatiku resah dan galau tak tau harus mengadu kepada siapa. Kutuliskan sepucuk surat ungkapa hatiku kepada ayahku. sebuah ungkapan permintaan maaf yang telah mengecewakannya karna kegagalanku.

Ketika aku merenung seorang diri seorang teman datang menghampiriku, dia memberikan semangat kepadaku. Dia menyarankan aku untuk masuk program profesi satu tahun sambil menunggu penerimaan tahun berikutnya. tanpa pikir panjang aku langsung saja berangkat untuk mendaftar. Munkin ini adalah jalan terbaik yang ditunjukkan tuhan kepadaku. Walaupun ini adalah pelarian, namun aku merasa sangat berguna disana. Aku mendapatkan banyak ilmu disana.

Tidak terasa waktu sudah berjalan satu tahun, aku menyelesaikan pendidikan satu tahunku. Aku kembali terbungkus dalam kebingungan. kemana aku harus melanjutkan lagi?
sebuah Sekolah tinggi swasta menawarkan untuk dapat melanjutkan kuliah kesana dengan program transper. aku berpikir jika aku melanjutkan kesana aku tidak perlu mengulang perkuliahan dari awal lagi.

yah….akhirnya aku masuk ke Sekolah tinggi itu, ternyata perjalanan tidak mulus, aku terlalu gegabah dalam mengambil keputusan. Tempat aku melanjutkan kuliah sekarang ternyata belum mendapatkan predikat akreditasi. Hatiku sangat terpukul sekali, aku berpikir apalah gunanya perkuliahan ini, tapi itu semuanya hanya sebuah penyesalan yang tak bisa aku perbaiki. Aku terus melanjutka perkuliahan ini dengan segala pahitnya perjalanan yang harus aku telan, sampai sekarang………….

Advertisements




Aku Merinduknmu

27 05 2010

Baru saja seminggu berlalu aku tidak berjumpa dirimu kekasih, rasa rindu yang teramat dalam aku rasakan sekarang. ingin rasanya sekarang aku berjumpa dirimu dan memeluk erat mungil tubuhmu. Tapi sekarang bayang dirimupun tak mampu aku raih, bayang dirimu memenuhi isi otakku,  menghinggapi pojok-pojok hatiku. senyum manismu terus terbayang, lembutnya belaian tanganmu ku rindukan.

Kemanapun kaki ini melangkah bayangmu selalu mengikuti. Tak mampu aku berlari dari bayanganmu, dan akupun tak ingin pergi meninggalkannya. Cukup hanya kamu saja yang menghiasi hatiku, tak ingin aku gantikan dengan yang lain, karna kamu adalah perempuan terbaik yang pernah aku miliki, tak ingin aku melepasmu jika nanti yang aku dapat hanya penyesalan. Tak mampu rasanya hidup ini tanpa dirimu, telahku coba untuk pergi, tapi hatiku tak bisa terlepas oleh rantai kerinduanmu.

Keputusan kamu untuk pergi telah membuat kita terpisah jauh, namun kita berharap ini adalah keputusan terbaik untuk kita nantinya, walaupun sekarang jarak ini membuat kita berdua tersiksa karna kerinduan kita. Hanya waktu yang dapat menjawab semua itu. Tak ingin lagi rasanya aku terpisah lebih lama lagi denganmu, tapi tak ada yang bisa aku perbuat, hanya bisa menerima dengan pasrah jarak dan waktu yang memisahkan kita.

Hari terindah adalah ketika aku terbangun oleh kecupan hangatmu. Kau belai rambutku denagn tangan lembutmu, dari wajahmu terpancar senyum manis. Ingin rasanya saat ini terus terulang setiap aku terbangun. Semoga saat-saat manis itu akan segera datang. Aku disini selalu menunggu kedatanganmu kekasih, berharap kita bisa melepaskan rindu.





Aku kehilangan

26 05 2010

Dimanakah dirimu…
Dimanakah tempatmu kini berada

Telahku telusuri semua lorong,
Telahku buka semua pintu,
Telah ku sibak tirai berulang kali,
Tapi tiada aku menemukan dirimu,

Ternyata kamu dipnjam temanku…
Terpaksa dech aku pinjam CD Driver teman…

Wkakakakakakakaka…..
Ini bukan cinta romantis buat kekasih coy,,,,,,,,





Kehilangan

26 05 2010

Aku merasa kehilangan semangatku sebagai seorang pengajar. Aku munkin memang tidak cocok menjalani profesi ini, rasa jenuh menyelimuti diriku. Setiap pagi setiap aku akan memulai aktifitasku yang ku rasakan hanya rasa malas yang begitu besar. Berjanjak dari tempat tidurpun terasa berat.

Haruskah aku meninggalkan profesi mulia ini??? Haruskan aku tetap bertahan dalam kejenuhan,kebosanan,tekanan,dan penderitaan batinku??? Read the rest of this entry »